Artikel / MODERA

Polemik Kerja Atau Usaha Mana yang Lebih Pas Buat Kamu

Blog Artikel dan Info

Polemik Kerja Atau Usaha Mana yang Lebih Pas Buat Kamu

Dengan semakin menggeliatnya enterpreneurship, banyak yang menganggap berbisnis sendiri lebih nikmat daripada bekerja kantoran. Mulai dari tak adanya jam kerja yang mengikat, profit besar, dan menjadi bos untuk orang lain.

Melainkan kenyataannya, tak selamanya punya bisnis sendiri lebih nikmat. Tiap-tiap pekerjaan punya profit dan kelebihan sendiri tergantung bagaimana kamu menjalaninya. Selengkapnya, ini untung rugi bisnis sendiri dan kerja kantoran.

Digaji vs menggaji

Orang kantoran tak perlu pusing-pusing memikirkan pemasukan sebab mereka pasti mendapatkan gaji tiap bulan. Berbeda dengan dengan pebisnis yang pemasukannya dapat naik turun tiap bulan, apalagi di bulan-bulan pertama dikala profit belum menentu. Saat profit sedikitpun pebisnis harus merelakan profit pribadi demu menggaji karyawan.

Melainkan tak enaknya, orang kantoran yang tak punya pekerjaan sampingan tak punya penghasilan tambahan alias berkutat dengan angka itu-itu saja. Padahal pebisnis punya peluang mewujudkan lebih banyak uang jika bisnisnya semakin berkembang.

Dipecat vs bangkrut

Perusahaan yang paling besar sekalipun tetap berpeluang mengalami bangkrut. Umpamanya Nokia yang sempat berjaya di permulaan 2000-an, kini menyatakan keok dalam dunia hp dan harus merelakan diakuisisi sepenuhnya oleh Microsoft. Risiko dari bangkrut yang paling seram merupakan meninggalkan banyak utang tapi harus tetap membayor pesangon karyawan.

Dan bukan berarti posisi aman pekerja kantoran bebas dari risiko. Selain dipecat sebab dilema pribadi, pegawai kantoran juga beresiko terkena gelombang PHK. Setelahnya, kamu harus mencari pekerjaan baru.

Jam kantor nine to five vs Jam kerja tak terbatas

Siapa bilang entrepreneur kerjanya hanya bersantai-santai. Jam kerja mereka justru tak terbatas. Entrepreneur dapat bekerja dari mulai bangun tidur hingga tidur lagi. Apalagi di masa permulaan-permulaan membangun bisnis.

Sebaliknya hidup pekerja kantoran lebih teratur sebab punya jam kerja. Kalaupun harus pulang malam sebab lembur, perusahaan akan membayar bayaran lembur.

Batas cuti 12 hari vs Dapat cuti kapan saja

Pekerja kantoran hanya mendapatkan jatah cuti 12 hari dalam setahun. Itu bahkan ada perusahaan yang mengatur jika cuti tak dapat dirapel, tapi diambil per tiga bulan. Alokasi cuti pekerja Indonesia memang terbialang sedikit dibandingi negara-negara lain. Ucap saja Prancis dan Denmark yang menjadi negara dengan jumlah cuti terbanyak di dunia dengan total 30 hari dalam satu tahun.

Melainkan enaknya entrepreneur, kamu bebas mengambi cuti kapan saja dan berapapun lamanya selama bisnismu tetap jalan.

Jaminan sosial vs tanpa jaminan

Berprofesi di perusahaan swasta maupun intansi negeri berarti kamu mendapatkan fasilitas kantor seperti perjalanan dinas, biaya rumah sakit, kendaraan, hingga dana pesangon atau pensiun. Berbagai fasilitas hal yang demikian tak hanya dapat dinikmati oleh diri sendiri, tapi juga oleh keluarga.

Melainkan jika kamu seorang entrepreneur, kamu justru yang harus menyediakan fasilitas hal yang demikian dan menjamin kesejahteraan karyawanmu. Sekiranya pergi ke luar kota dalam rangka bisnis, kamu harus menanggung segala biayanya sendiri dari kocekmu.

Saja pilihanmu, menjadi entrepreneur maupun pekerja kantoran, sesuaikan dengan ketertarikan dan kesanggupan. Sebab ada orang yang tak bertalenta bisnis tapi lebih pantas menjadi menekuni pekerjaan sebagai peneliti, ada pula yang jago berbisnis sehingga semenjak permulaan berkarier tak pantas bekerja di perusahaan.

Menjadi pekerja kantoran atau pebisnis, tetap jangan lupa membekali diri dengan asuransi

Bila anda mencari produk meja kantor,lemari kantor atau furniture kantor lainnya,modera furniture adalah pilihat sangat tepat telah dipercaya selama bertahun tahun. polemik kerja atau usaha mana yang lebih pas buat kamu meja kantor
20/01/2018
1228 orang telah membaca artikel ini.
|Wikipedia |